Sabtu, 16 Oktober 2010

MMLC DEW 1 FULDFK


proposal dapat di download di sini

http://www.scribd.com/doc/37362711/Proposal-MMLC

MMLC DEW 1 FULDFK

Assalamu'alaikum...

Hadiri "the first MMLC in SUMATERA" Muslim Management and Leadership Camp.
Ditaja oleh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU DAN FULDFK DEW 1.

Waktu :
1) MMLC : 4-6 November 2010
2) Seminar motivasi* : 7 November 2010

Registrasi :
1) MMLC eraly reg Rp 250.000,- hingga 25 Oktober 2010
late reg Rp 300.000,- hingga 1 November 2010
2) Seminar motivasi : Rp 35.000,- untuk delegasi,
Rp 40.000,- untuk pelajar dan mahasiswa,
Rp 75.000,- untuk peserta umum.

AYO!!!!!!! Buruan DAFTAR!!!!!!

^.^

*seminar diisi oleh Ahmad Fuadi penulis novel Negeri 5 Menara


CP :
Anggo 085271334198
Meisya 081363438920

Selasa, 27 Juli 2010

Doctors

Doctors

Saya sudah lupa bagaimana harusnya meresensi buku dengan baik sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Saat ini pun saya tidak ingin menyebut tulisan ini sebagai “resensi”.

Biarkan saja dulu. Mungkin nanti jika ada kesempatan saya akan kembali mengulang belajar, sedikitnya memanggil memori yang tersimpan.

Author : Erich Segal

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit : 2010

Tebal : 848 hal; p 23 cm

Euforia seperti apakah ini? Saya tak bisa menjelaskan. Pun sebenarnya ini hanya sebuah “perasaan”. Begitu senang (bukan bahagia) rasanya menyelesaikan membaca karya yang menurut saya sangat istimewa. Dari beberapa novel yang saya baca –dan itu pun tidak banyak ^^- ini adalah salah satu novel hebat. Great. Or excellent. Sangat hebat. Menginspirasi. Mungkin ada beberapa poin penting yang bisa dikatakan “mendidik”.

Meski ini novel terjemahan, saya tetap dapat merasakan betapa kuatnya gaya bahasa yang dipakai Erich dalam menyampaikan ide-ide cemerlang yang ingin diangkatnya. Bahasa yang lugas. Bahasa yang jelas dan tepat dalam setiap gambaran situasi. Novel ini memang menceritakan tentang dokter dan kedokteran yang sangat erat dengan keilmuwan yang “serius”, namun Erich mampu menyampaikan maksudnya dengan “ringan”. Ada keseriusan yang sungguh-sungguh. Ada tawa renyah di setiap leluconnya. Brilliant.

Barney dan Laura mungkin terlambat menyadari “perasaan” mereka. Namun, hati tidak memilih. Begitulah. Meski telah lama mengarungi kehidupan percintaan mereka, akhirnya pun mereka “terpaksa” mengakui perasaan mereka masing-masing. Persahabatan itupun selesai, namun merka tak pernah kehilangan satu sama lainnya. Mengutip kata-kata Rahul dalam Kuch-Kuch Hotahai, “cinta itu sahabat”. ^^ (bener gak ya?)

Tapi Erich tak hanya menceritakan kisah Barney dan Laura. Ia memaparkan banyak hal. Ia membangun karakter. Bukan. Membentuk. Bukan hanya untuk Barney dan Laura (sekali lagi), tapi juga untuk hampir semua kehidupan yang sedang berkembang saat itu. Masa kanak-kanak, remaja, sekolah, persaingan, olahraga, ambisi, kebaikan, kasih sayang, penolakan, teknologi, kompetisi, perjuangan, kerja keras, kepercayaan, keilmuwan, kerumitan, perang, rasisme, kekejaman, politik, persahabatan, dan cinta. Erich menyinggung banyak hal dengan sudut pandang orang ketiga. Kehidupan tokoh utama, keluarganya, teman-temannya, lingkungannya, negaranya. Saya yakin inilah salah satu hal yang membuat novel ini “sangat kaya”. Dan saat selesai membacanya, pembaca tidak hanya akan mengingat “oh…novel ini berkisah tentang dua remaja yang memiliki cita-cita yang sama dan akhirnya menikah”. Jelas sekali bukan hanya itu. Pembaca akan mendapatkan “lebih”.

Saya tidak tahu tahun terbit pertama kali novel ini di negara aslinya, mungkin 1985. Penulis menggambarkan perkembangan “fakta” tentang dunia mulai dari tahun 1930-an hingga 1970-an. Ini menjadikan novel ini begitu menarik bagi pembaca di tahun kapan pun. Ada kisah tentang perkembanga dunia, politik maupun teknologi ataupun perkembangan ilmu pengetahuannya. Dan saya membacanya di tahun 2010.

Terlepas dari semua kisah yang diangkat oleh Erich Segal ataupun kekaguman saya yang sangat terhadap karya besar ini, banyak hal yang saya pelajari. Inspirasi dari banyak kesungguhan, membangun kepercayaan, merawat&“menyembuhkan” diri sendiri jika ingin “menyembuhkan” orang lain, pengorbanan, kasih sayang, kepedulian, dan yang terpenting menemukan “passion” mu sendiri.

Thank you so much, “dr. Segal”.

“Prinsip mendasar dari Ilmu Kedokteran adalah cinta”

PARACELSUS (1493-1541)

The Art of Surgery

=D

Minggu, 18 Juli 2010

Senin, 12 Juli 2010

confusion 1

What is your passion?

Itu hanya sebuah pertanyaan.

Sebuah pertanyaan dengan intonasi datar diiringi senyum yang menenangkan.

Hhhh….

Tak sepantasnya juga saya menjawabnya dengan menghela napas. Karena itu “hanya sebuah pertanyaan”. Tapi mungkin bukan “hanya sebuah pertanyaan” untuk saya. Ini mungkin lebih tepat untuk “kehidupan” saya. Untuk sesuatu yang saya jalani saat ini dan untuk sesuatu yang akan saya jalani dan saya dapatkan di kemudian waktu.

Ya, seorang teman itu mungkin benar-life isn’t so simple. Tapi saya selalu bilang padanya bahwa hidup itu sungguh sangat sederhana. Hanya saja, akhir-akhir ini saya mengakui mungkin apa yang dikatakannya ada benarnya. Untuk menjalankan segala “kesederhanaan” itu perlu “kerumitan”. Seperti putih-hitam, baik-buruk, penerimaan-kekecewaan, dll. Mungkin lain kali saya akan sedikit bersemangat membicarakan tentang kesederhanaan dan kerumitan hidup. Lain kali.

Back to the earth,

-Passion is not what you are good at.

It’s what you enjoy the most.- Rene Suhardono, Career Coach

So what is your passion?

-haven’t found it yet-

zack_8_heart: what is ur passsion?

w1ra_aja: haven't found it yet

w1ra_aja: ??

zack_8_heart: ya.....

w1ra_aja: lg di kampus?/

zack_8_heart: di rumah

zack_8_heart: libur

zack_8_heart: doing nothing

w1ra_aja: hahhhaha

w1ra_aja: doing something la..

zack_8_heart: have no idea

zack_8_heart: um...

zack_8_heart: kayaknya pit lebih suka kerja jadi EO gitu..

zack_8_heart: *meski gak paham betul

w1ra_aja: kan bisa belajar

zack_8_heart: iya

zack_8_heart: memang bisa belajar

zack_8_heart: tapi....

zack_8_heart: but

zack_8_heart: hmmmm

zack_8_heart: how about "a doctor"?

w1ra_aja: emang tompi jadi penyanyi lepasin dokter nya??

w1ra_aja: malah dy lanjut S2

zack_8_heart: ya

zack_8_heart: sebuah contoh tak pernah benar2 bisa di contoh

w1ra_aja: why not??

w1ra_aja: gk ada yg mudah

w1ra_aja: semua butuh usaha

zack_8_heart: ya

zack_8_heart: saia amat sangat benar2 mengagumi dunia kedokteran

zack_8_heart: dan para dokter yang menginspirasi

zack_8_heart: but

zack_8_heart: it's just like something you interest at

zack_8_heart: not something u want to be or live whit it

w1ra_aja: why don't you try to make "the something you interest at" as a way to get "something u want to be or live with it"

zack_8_heart: i don't get it

zack_8_heart: almost 2 years

w1ra_aja: your passion??

zack_8_heart: haven't found it yet....

zack_8_heart:

w1ra_aja: dont try too hard to find it, it comes within

w1ra_aja: just enjoy your life, you'll find it

zack_8_heart: ya

zack_8_heart: it will

zack_8_heart: I will

w1ra_aja: so whats wrong with the doctor?

zack_8_heart: hmmm

zack_8_heart: karena saia tak berjuang dengan cukup keras&tak cukup tanggung jawab dalam mempelajarinya

zack_8_heart: makanya

zack_8_heart: confuse

zack_8_heart: i'm trying

zack_8_heart: always

zack_8_heart: all the time

zack_8_heart: tapi, entah mengapa selalu ada hal menarik lain untuk dikerjakan, untuk dipelajari, untuk diapakan dibanding dengan "sesuatu yang saia sangat kagum dan suka" di atas

zack_8_heart: tapi itu semua hanya hal2 bodoh

zack_8_heart: hal2 bodoh yang mengalihkan perhatian dari "sesuatu" itu

zack_8_heart: become a doctor is a great decision

w1ra_aja: biasa itu, anggap aja itu sedikit ganjalan untuk menuju tujuan

w1ra_aja: if you can thorough it you'll become stronger

zack_8_heart: "stronger"???

zack_8_heart: hhehe

zack_8_heart: my sister said "stranger"

zack_8_heart: *maybe

w1ra_aja: hehhehe

w1ra_aja: maybe

zack_8_heart:

w1ra_aja: hahhahahhahaha

w1ra_aja: it's all about choice, if you make it just focus on it

Sabtu, 10 Juli 2010

Control your emotion and discipline your mind

Control your emotion and discipline your mind

Kalimat itu saya dapatkan ketika menonton ulang salah satu film Harry Potter. Saya bukan akan membicarakan tentang filmnya. Ini hanya sebuah ungkapan dan saya sangat “exited” * mendengarnya.

*bener gak ya spellingnya?

Control your emotion and discipline your mind

Hanya ingin mengulang lagi. Meski kemampuan bahasa inggris belum terlalu oke, saya cukup menangkap maknanya. I feel it.

Seperti sebuah penegasan. Jika kamu inginkan “apa yang kamu inginkan”.

Senin, 07 Juni 2010

Negeri merdeka dan penjajah

Negeri merdeka dan penjajah

Oleh : Zakiah Fitriyanti

7 Juni 2010

Dengarlah,

Lihatlah,

Serta rasakan!

Tak ada kata yang lebih pantas dari sebuah “kebiadaban”

Untuk tabiat yang “menjijikkan” itu!

Semua tahu.

******

Untuk sebuah negeri yang sesungguhnya “merdeka”

Penjajah-penjajah itu akan pergi.

Segera.

Untuk sebuah negeri yang sungguhnya “merdeka”

Semua tahu

Dan semua tahu, untuk mendukungmu.

“negeri merdeka”

Senin, 24 Mei 2010

Intelegensi




Menurut David Wechsler, inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah,
berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif.

Itu salah satu kutipan yg saya ambil waktu dosen Ilmu Perilaku meminta kami semua membaca materi tentang "intelegensi".
Hmmm.... ngerti gak ngerti, saya terus lanjutin baca literatur yang saya temukan. Apa yang orang-orang pikirkan ketika mendengar kata “intelegensi”?Apa y?

Menurut saya intelegensi itu sebuah anugerah. Ya jelaslah, tanpa intelegensi, kita gak bakal bisa berpikir dengan benar. Ini menurut saya-yang secara nyata bukan seorang psikolog atau sejenisnya-, cuma pendapat.

Tapi, apa pun yang orang-orang pikirkan, dan sejauh mana mereka menilai intelegensi orang lain, kita gak perlu khawatir. Karena pada dasarnya intelegensi itu gak bisa dinilai secara pasti. Gak ada yang punya hak secara mutlak untuk menilai orang lain.

-----

Rabu, 05 Mei 2010

A real doctor. A great doctor

belum mau posting, tapi udah lama banget gak posting. dan si Adek nanyain, "kakak gak update blog nya?"

ada sedikit tulisan,ntah zaman kapan.

^^


Mungkin suatu saat nanti aku akan menjadi dokter yang hebat. A real doctor. A great doctor.

Saat ini, semua hal menjadi mengerikan bagiku. Ketidaktahuan ku akan banyak hal yang harusnya aku tahu, membuatku berpikir bahwa aku tak layak mendapatkan apa yang kuinginkan. Semua terasa begitu berat. Berat untuk dijalani. Aku tahu bahwa memang tak ada hal yang mudah untuk diraih. Kamu harus berusaha untuk mendapatkan apa yang kamu mau. Dan mungkin bagiku usaha saj atidak cukup. Usaha menjadi kata yang terlalu ringan untuk standarku. Karena usahaku tak membuat cita itu tampak lebih nyata. Maybe, it should be called as “trying hard”.

Tak ada kata menyerah. Sekalipun semua terasa berat. Sekalipun gagal menyelinap dalam setiap langkah. Tapi, jalan ini adalah pilihan. Dan keyakinan akan membawa bukti, sebuah keberhasilan. Not because of the symphaty, but it’s because the ability. I’m going to become a great doctor. I will.

InsyaAllah.

Amin.

Senin, 05 April 2010

Belajar menerima

Belajar menerima semuanya dengan lapang dada mungkin akan menjadikan saya dewasa. Mungkin saja. It’s just a possibility.

Sekarang inilah saya. Gadis berusia 20 tahun yang masih belum bisa berbuat banyak hal. Ini realita. Meski dengan segala kenormalan yang saya miliki.

Saya bukan tak ingin bersyukur. Saya senantiasa bersyukur. Tentu saja. Saya tak berani untuk tidak bersyukur. Sebab, keadaan mungkin akan menjadi lebih buruk. Dan saya tak mau itu terjadi.

Baiklah, tinggalkan semua kenangan buruk. Tinggalkan semua kebiasaan yang buruk.

Karena saat ini usia sudah mulai berkurang, lalu saya tak mungkin tak menghasilkan sesuatu yang baik - minimal untuk hidup saya sendiri, terlebih untuk hidup orang-orang yang menyayangi saya, serta untuk kehidupan “bumi” ini.

Apa itu harapan yang terlalu besar????

Hhmmmm…… setidaknya saya memilih frasa “minimal untuk hidup saya sendiri”. Itu artinya saya tidak memaksa melakukan hal besar, tapi saya akan melakukan hal yang kecil dan mungkin suatu saat akan berdampak besar. InsyaAllah.

So, cheer up!

Do what you can,

Whit what you have,

Where you are.

Kata-kata di atas adalah salah satu petuah yang saya temukan di notebook yang pernah saya punya. Sangat menginspirasi!

Selanjutnya,…..

Doing the best!!!!!

Senin, 22 Maret 2010

Belajar dengan kesungguhan…


Belajar dengan kesungguhan…

Sindroma “kepanikan” menjelang ujian nampaknya menjadi sesuatu yang umum saat ini. Tak bisa dipungkiri bahwa hampir semua pelajar –di tingkat apapun- yang akan menghadapi ujian akan mengalami sindrom ini. Sebenarnya tak ada tanda atau gejala khusus dari sindrom ini, yang jelas amat sangat tidak nyaman dengan segala kepanikan yang melanda.

Hmmm…. Mungkin tiap-tiap orang punya cara yang berbeda untuk menghadapi setiap hal yang akan dialaminya. Sempat ditanyakan pada seorang pakar bagaimana cara mengendalikan efek dari kerja adrenalin tersebut? Hehhehehe… “pakai endorphin” ^^

Begitulah beliau menjawab. Lantas bagaimana pula caranya menghasilkan endorphin di saat yang tepat untuk dapat memberikan rasa “tenang”?

Saya pun belum bisa memberi jawaban.

^^’

Tapi bagi saya hal terpenting untuk dapat menjalani ujian dengan tenang adalah berserah diri pada Yang Maha Kuasa, sebab hanya DIA yang akan memberikan jalan terbaik untuk kita. Selanjutnya, persiapan yang matang, belajar dengan kesungguhan.

So, That’s all.

Apapun ujian yang akan datang, hadapilah. Coz, life must go on.


Jumat, 19 Maret 2010

MENANTI PENUH HARAP…

Menanti penuh harap…

-Hanya ingin posting-

(7Maret2010)

Sore ini, semua peserta penuh yang hadir sedang menanti hasil dari tim formatur untuk menentukan ketua umum fosmi selanjutnya.

Sembari sidang di skors, para peserta sidang melakukan aktivitasnya masing2 masih di sekitar ruang sidang. Hmm… ada yang ngobrol, ada yang baca bahan kuliah, ada yang membahas agenda kegiatan lain, ada yang sibuk chat di hp, dan ada yang lagi asyik ngotak-ngatik laptop memilih lagu apa yang akan diputar untuk menghidupkan suasana.

RAPUH - by OPICK

Ini adalah lagu favorit saya, dari segi lirik yang benar-benar kuat. Tapi lagu itu diputar bukan atas usul saya. Sebenarnya saya yang sebelumnya sedang membaca novel di posisi belakang ruang sidang benar-benar teralihkan perhatian ke lirik itu. Sudah lama saya tak benar-benar mendengarkan musik, atau lagu islami. Saya rindu dan terenyuh. Ternyata, bukan hanya saya! Saya melirik sejenak ke kiri ruang sidang yang ditempati oleh para ikhwan dan sebentar juga ke kanan yang ditempati para akhwat. Hampir semuanya terhenti dari aktivitas. Walaupun hanya sejenak saja. Ada yang memejamkan mata, ada yang menunduk dalam, bahkan ada yang sampai menangis. Ya, begitulah.

- mungkin sebenarnya lagu di atas tidak ada kaitannya dengan kondisi yang kami hadapi –

Entah apa yang ada dalam pikiran teman-teman, tapi yang jelas kami semua mengharapkan hasil terbaik dari “prosesi” yang dijalankan oleh tim formatur. Kami menanti, kami berharap, dan kami percaya.

--

Tulisan ini selesai beberapa saat setelah keputusan dari tim formatur diumumkan. Alhamdulillah. Setelah menunggu sekian lama….

“Dengan berlindung kepada Allah SWT”… itulah kalimat pembuka sebelum keputusan disampaikan di forum. Siapapun yang terpilih, beliau adalah amir kita sekarang.

(selamat kepada akhina Herry Saputra Yunior sebagai pengemban amanah ketua FOSMI Avicena 2010-2011)

Selamat berjuang saudaraku, semangat berjuang saudara-saudariku!

Semoga jalan kita adalah jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Rabu, 17 Maret 2010

Blog ke sekian

Blog ke sekian

Saya gak ingin bilang “this is my first blog”…

Heheheh

Setelah beberapa kali mencoba membuat sebuah blog dan gak ada perkembangan, akhirnya saya coba lagi. Bukan apa-apa, ini hanya untuk mengasah ingatan dan melatih jari-jari dan otak saya bekerja secara “team”

So, this is it…

Blog kesekian yang akan mulai saya kelola

^^

Indonesia Raih Emas di Laga Bulu Tangkis Kelas Dunia

Hari Minggu lalu tepatnya tanggal 13 Maret 2016 Yonex All England Superseries Premier berakhir. Ajang ini diadakan di Barclaycard Arena d...